Kamis, 13 Juni 2013

Bar-bar Bragung

gerimis melukis malam
dengan cat-cat yang menitikkan kelam;
sendu
saat bintang menghilang
di balik layar menuju
         ---kelambu bisu
semua jiwa kembali kaku
langkah kaki tak lagi melaju

sesaat kemudian;
angin terbangkan jiwa kosong
menuju Bar-bar agung
__, larut malam bingung
menghabiskan 2 botol, pening
                            4 botol, pusing
                            6 botol, nyeri tak kepalang
hingga berbotol-botol, linglung...
            menghantarkan malam
pada jendela naiem
            ketika ridwan memanggil salam,
            mengulurkan manna dan salwa dalam genggam.