gerimis melukis malam
dengan cat-cat yang menitikkan kelam;
sendu
saat bintang menghilang
di balik layar menuju
---kelambu bisu
semua jiwa kembali kaku
semua jiwa kembali kaku
langkah kaki tak lagi melaju
sesaat kemudian;
angin terbangkan jiwa kosong
menuju Bar-bar agung
__, larut malam bingung
menghabiskan 2 botol, pening
4 botol, pusing
6 botol, nyeri tak kepalang
hingga berbotol-botol, linglung...
menghantarkan
malam
pada jendela naiem
ketika ridwan memanggil salam,
mengulurkan
manna dan salwa dalam genggam.